Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan

 ›  ›  ›  › Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan

KALIMANTAN BARAT,Melawi,Semua Berita

Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan

Foto: Sesi foto bersama (atas), Kepala Desa Nanga Siyai, MARKUS. A. (Bawah)
MATABORNEONEWS.COM, Melawi – Dinas Pertanian Melawi bekerja sama dengan WWF  dan SBK melaksanakan workshop tentang pertanian terpadu menuju ketahanan pangan. Kegiatan dibuka oleh Bupati Melawi Panji, S.Sos., dan dihadiri oleh kepala BAPPEDA, perwakilan kapolres Melawi, Lo Kodim, Camat Nanga Pinoh dan Menukung, Kepala Desa serta utusan kelompok tani, BPD serta masyarakat pemerhati pertanian.
Dalam sambutan perwakilan WWF menyatakan komitmennya untuk bersama pemerintah mewujudkan ketahanan pangan masyarakat tani terutama di sekitar kawasan hutan lindung, dalam rangka memberikan solusi kepada warga untuk dapat hidup dan berkembang di kawasan sekitar hutan.Plt Kadis Pertanian Oslan Junaidi, S.Sos. menyampaikan bahwa kedepan akan dijalin kesepakatan bersama antara WWF dan Pemkab Melawi yang ditandatangani secara bersama. Workshop ini adalah kegiatan tahap ke – 3 yang diadakan untuk memantapkan program sebelum penandatanganan kesepatakan tersebut. Selain bekerja sama dengan WWF, Kadis pun menjalin kerjasama dengan pihak batan untuk boleh membantu masyarakat petani sehingga semua lembaga atau perusahaan di Melawi dapat berkontribusi bagi pembangunan pertanian.

Demikian pula Panji S. Sos. Bupati Melawi,  dalam sambutannya menyatakan sangat mendukung kerjasama yang dapat memajukan rakyat khusus pertanian di Melawi. Beliau juga memuji bahwa modal dasar para petani yang telah dimiliki adalah semangat juang dan kerja keras. Sementara yang belum adalah teknologi panca usaha tani serta manajement keuangan. Hal ini sangat penting untuk diingatkan supaya semua pihak terutama para petani untuk boleh berubah seiring dengan perubahan dan kemajuan zaman.

Kepada warga Kebebu yang ikut dimotori oleh Kades Kebebu juga menjadi peserta dalam kegiatan ini. Camat Nanga Pinoh berpesan agar dapat memanfaatkan moment tersebut untuk belajar berbagai hal terutama dari WWF yang sudah sangat berpengalaman melakukan berbagai kegiatan pendampingan dan kelak dapat dikembangkan di Kebebu.

Di dalam kegiatan tersebut hanya dihadiri oleh tiga desa yaitu Desa Siyai, Desa Malaban Sungkup, dan desa Kebebu.
Kepala Desa Nanga Siyai MARKUS. A. mengatakan, potensi lahan petak sawah dan lahan pertanian ada tapi dalam pembiayaannya masih belum ada dan kami yang didesa sangat mengharapkan dari pihak terkait atau dinas terkait bisa membantu kami terutama dari Dinas Pertanian dan WWF karena ketahanan pangan di desa sangat di butuhkan
Tambahnya , “Harapan desa Siyai agar program ini dapat terealisasi dengan baik dan benar-benar diterapkan kepada masyarakat jangan hanya disosialisasikan saja tapi haruslah diterapkan supaya ketahanan pangan yang di daerah bisa tertutupi”.
Pewarta: Hadi
Editor    : Dodi mtbn
Pengelolaan Sumber Daya Alam Berkelanjutan Reviewed by on May 31, 2017 .

Foto: Sesi foto bersama (atas), Kepala Desa Nanga Siyai, MARKUS. A. (Bawah) MATABORNEONEWS.COM, Melawi – Dinas Pertanian Melawi bekerja sama dengan WWF  dan SBK melaksanakan workshop tentang pertanian terpadu menuju ketahanan pangan. Kegiatan dibuka oleh Bupati Melawi Panji, S.Sos., dan dihadiri oleh kepala BAPPEDA, perwakilan kapolres Melawi, Lo Kodim, Camat Nanga Pinoh dan Menukung, Kepala Desa

ABOUT AUTHOR /

Leave a Reply

BUDAYA

ALAMAT KANTOR

Kantor : Jl. Pangeran Afandirani, Jalur 2 -Ngabang Di Bimbel Akademi Plato Lantai 2

Email : redaksimataborneonews@gmail.com Telp (0563) 2020118 HP.081352398088
%d bloggers like this: