Momentum Pengurangan Subsidi Listrik PLN Dinilai Tidak Tepat

 ›  ›  › Momentum Pengurangan Subsidi Listrik PLN Dinilai Tidak Tepat

Semua Berita,Sintang

Momentum Pengurangan Subsidi Listrik PLN Dinilai Tidak Tepat

Foto; Daniel, Ketua Pondok Aspirasi  Sintang

MATABORNEONEWS.COM, Sintang – Di tengah krisis ekonomi yang saat ini sedang dihadapi Indonesia, rencana pengurangan subsidi listrik bagi pelanggan daya 450 VA dan 900 VA tahun depan dianggap tidak tepat.

Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Pondok Aspirasi Sintang, Daniel pada Media ini Jumat (28/10) kemarin di Sintang.

Daniel pun mempertanyakan apakah momentumnya sudah tepat bagi PLN untuk melakukan perubahan besar.

Mengingat kepercayaan rakyat terhadap pemerintahan saat ini sedang mengalami penurunan.

Ia pun menilai PLN selama ini masih sangat monopolis sehingga kebijakan yang diambil terkesan tidak ramah konsumen.

Karena pertimbangan kebijakan yang diambil hanya berdasarkan cost saja, tanpa mempertimbangkan kebutuhan dan daya beli konsumen itu sendiri.

Dia menilai pengurangan subsidi listrik justru menunjukkan ketidakberdayaan PLN yang terlihat dari tekanan kepada konsumen.

Apalagi menurutnya, subsidi listrik jumlahnya masih sangat sedikit jika dibandingkan subsidi lain seperti BBM. Subsidi listrik hanya memakan tiga persen dari APBN.

“Kalau cuma tiga persen dari APBN, biarkan saja itu menjadi hak konsumen. Toh pemberian subsidi listrik tidak akan mempengaruhi apa-apa. Urgensi untuk pengurangan subsidi listrik sebenarnya juga belum ada.”Katanya.

Ditambahkan Daniel, apabila rencana tersebut memang terjadi dia berharap pemerintah bisa mengambil langkah-langkah strategis untuk membantu masyarakat yang tidak mampu (kalangan menengah kebawah-red) dan sebaiknya pemerintah pusat, provinsi, kota maupun kabupaten untuk melakukan sharing.

Terpisah Bupati Sintang Jarot Winarno terkait pengurangan subsidi listrik tersebut menyebutkan bahwa dalam peraturan dan undang yang mengatur hal itu, bagi masyarakat menengah kebawah kalangan  tidak mampu bisa mengajukan ke pihak PLN bahkan hal tersebut juga sudah disosialisasikan.

Pun demikian pihaknya sebagai pemerintah daerah tentu meminta kepada pihak PLN untuk menyelaraskan dan mengimbangi kebijakan tersebut.

“Jika memang ada pengurangan subsidi listrik, maka konsekuensinya kinerja PLN harus ditingkatkan juga. Harus ada janji revolusi PLN terhadap konsumen,” tegasnya.

 

Pewarta : Susianti

Editor    : Dody

Momentum Pengurangan Subsidi Listrik PLN Dinilai Tidak Tepat Reviewed by on October 28, 2016 .

Foto; Daniel, Ketua Pondok Aspirasi  Sintang MATABORNEONEWS.COM, Sintang – Di tengah krisis ekonomi yang saat ini sedang dihadapi Indonesia, rencana pengurangan subsidi listrik bagi pelanggan daya 450 VA dan 900 VA tahun depan dianggap tidak tepat. Hal tersebut diungkapkan oleh Ketua Pondok Aspirasi Sintang, Daniel pada Media ini Jumat (28/10) kemarin di Sintang. Daniel pun

ABOUT AUTHOR /

Leave a Reply

%d bloggers like this: