Syahroni: Jangan Menunggu Laporan Dari Masyarakat

 ›  ›  › Syahroni: Jangan Menunggu Laporan Dari Masyarakat

Semua Berita,Sintang

Syahroni: Jangan Menunggu Laporan Dari Masyarakat

Foto ; Syahroni

MATABORNEONEWS.COM, Sintang  – Ketua Komisi A DPRD Sintang Syahroni kembali angkat bicara tentang pemberantasan pungutan liar (pungli). Ia menanggapi pernyataan Kapolres Sintang yang meminta masyarakat menyertakan bukti jika mengindikasi jajarannya terlibat pungli.
Menurut Syahroni kepolisian telah mempunyai sumber daya manusia (SDM) untuk mengungkap indikasi kasus pungli. Bukan hanya  menunggu laporan masyarakat. Kemudian masyarakat juga mencari buktinya. “Kepolisian sudah mempunyai satuan intelkam. Ada satuan reskrim,” kata Syahroni, Kamis (27/10).

Syahroni menambahkan dalam penegakan hukum juga perlu ada asas keadilan. Dia mencontohkan kasus minyak yang ditangani Polres Sintang, tersangka hanya pembawa minyak. Sementara SPBU tempat minyak berasal tidak diproses.

Syahroni mengatakan pemberantasan pungli mesti didukung semua lapisan. Pasalnya, menjadi bagian dalam reformasi hukum. Kemudian menjadi lebih penting adalah memulihkan kepercayaan publik terhadap institusi penegak hukum.

Ia mencontohkan aduan masyarakat Sintang tentang pembuatan SIM disampaikan saat acara Indonesia Lawyer Club (ILC). Masyarakat tidak memilih menyampaikan aduan kepada Propam Polres Sintang. “Ini mengindikasi tingkat kepercayaan tidak ada. Kepercayaan publik harus bisa dipulihkan,” katanya.

Sementara Kapolres Sintang AKBP Suharjimantoro dalam  rilis Polres Sintang, Kamis (27/10), mengatakan, tidak  ada pungli di Polres Sintang.

Pelayanan SIM, SKCK maupun di proses penyidikan, semua sudah jelas aturannya. Pembuatan SIM sudah tertera biayanya dan kemana disetorkan, di pelayan SIM juga ada petugas Bank yang bertugas bagi masyarakat yang akan menyetor biaya pembuatan SIM.

Berkaitan dengan tudingan anggota Dewan, Kapolresmengucapkan terima kasih atas adanya informasi  indikasi pungli. Kalau memang benar adanya pungli diproses penyidikan.

“Siapa yang menyerahkan uangnya, berapa jumlahnya, kepada siapa menyerahkannya dan dimana menyerahkannya, katanya ada warga yang mengadu, tentu jelas dong identitasnya?,” kata Kapolres.

Kapolres menambahkan, kalau ada terlibat pungli laporkan kepadanya atau ke Propam, Paminal, pasti akan ditindaklanjuti. Kapolres juga menegaskan sesuai instruksi Presiden tentang Tim Siber Pungli yang di ketuai Menko Polhukam, dan untuk tingkat Mabes Polri diketuai Irwasum dan Tingkat Polda diketuai Irwasda sedangkan tingkat Polres diketuai Waka Polres. Ini akan kita laksanakan tidak pandang bulu dari institusi mana, terlibat pungli kena OTT ( operasi tangkap tangan ) atau OPP ( Operasi Pemberantasan Pungli ),” katanya.

 

Pewarta    : Susianti

Editor       : Dody

 

 

Syahroni: Jangan Menunggu Laporan Dari Masyarakat Reviewed by on October 28, 2016 .

Foto ; Syahroni MATABORNEONEWS.COM, Sintang  – Ketua Komisi A DPRD Sintang Syahroni kembali angkat bicara tentang pemberantasan pungutan liar (pungli). Ia menanggapi pernyataan Kapolres Sintang yang meminta masyarakat menyertakan bukti jika mengindikasi jajarannya terlibat pungli. Menurut Syahroni kepolisian telah mempunyai sumber daya manusia (SDM) untuk mengungkap indikasi kasus pungli. Bukan hanya  menunggu laporan masyarakat. Kemudian

ABOUT AUTHOR /

Leave a Reply

%d bloggers like this: