KUNJUNGI AMBALAU, BUPATI SINTANG TEMPUH JALUR DARAT

 ›  ›  › KUNJUNGI AMBALAU, BUPATI SINTANG TEMPUH JALUR DARAT

Semua Berita,Sintang

KUNJUNGI AMBALAU, BUPATI SINTANG TEMPUH JALUR DARAT

Foto : Rombongan Bupati Disambut Dengan Ritual Adat

MATABORNEONEWS.COM, Sintang — Bupati Sintang H. Jarot Winarno melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Ambalau, Minggu (6/11). Dalam kunjungan kerja kali ini, Bupati Sintang untuk pertama kalinya menggunakan jalur darat setelah Jembatan Sungai Demu selesai dikerjakan dan perbaikan sejumlah jembatan kayu log pada sejumlah sungai menuju Nanga Kemangai Kecamatan Ambalau. Berangkat dari Sintang Jam 06.30 dan tiba di Nanga Kemangai pada pukul 18.00. Jarak tempuh Sintang menuju Nanga Kemangai menjadi 11 jam 30 menit karena beberapa kali beristirahat, makan siang dan meninjau sejumlah proyek dari Nanga Serawai menuju Nanga Kemangai.

Camat Serawai Oktavianus Harsumpeda menjelaskan rombongan Bupati Sintang bergerak dari Nanga Serawai menuju Nanga Kemangai sekitar pukul 15.00. “Bapak Bupati Sintang meninjau proyek ruas jalan Demu, Jalan Desa Sawang Sengiang, dan proyek pembangunan jembatan rangka baja di Sungai Tempe. Sehingga tiba di Nanga Kemangai sudah pukul 18. 00. kalau tidak singgah, pasti akan lebih cepat tiba di Nanga Kemangai” terang Oktavianus Harsumpeda.

Tiba di Nanga Kemangai, pada malam harinya Bupati Sintang dan rombongan berdiskusi sekaligus ramah tamah bersama masyarakat Kecamatan Ambalau. Bupati Sintang, Jarot Winarno mengatakan ini memang baru pertama kali terjadi, bahwa kunjungan kerja ke kecamatan Ambalau membawa hampir semua pimpinan SKPD agar dapat menanggapi dan menangkap aspirasi, pendapat dari masyarakat Ambalau.

“tentunya kita sebagai warga masyarakat kecamatan Ambalau patut berbangga, karena kecamatan ambalau merupakan kecamatan yang terbesar di Kabupaten Sintang dengan luas 6.000km persegi, hal ini berarti 10 kali lipat dari luas Singapura, setara dengan luas provinsi bali. Selain itu juga, Kecamatan Ambalau ini merupakan sebagian besar kawasan hutan yang ada di Kabupaten Sintang,dengan Kekayaan alam kawasan hutan yang sudah besar dan tumbuh dengan lebatnya,  haruslah kita jaga bersama-sama, karena kami juga telah menetapkan bahwa kecamatan ambalau-serawai  merupakan kawasan strategis lingkungan dan hutan” terang Bupati Sintang dihadapan masyarakat Ambalau.

“Sesuai dengan visi misi Bupati dan Wakil Bupati Sintang, mewujudkan masyarakat sintang yang cedas sehat maju religius dan sejahtera yang didukung penerapan tata kelola pemerintahan yang baik dan bersih, tentunya dari visi misi tersebut dapat diterjemahkan kedalam program yang disebut 6 prime over yakni membangun kawasan dari pinggiran, dari pedesaan, dari daerah yang terisolir menuju ke kota, kami pastikan bahwa jajaran pemerintahan selalu berkoordinasi dengan pihak jajaran legislatif untuk memberikan pandangan khusus terhadap pembangunan didaerah, termasuk di Kecamatan Ambalau ini, tidak akan pernah dilupakan pembangunannya, kami akan terus berupaya dan berusaha untuk menunjang dari segala aspek seperti infrastruktur jalan, sarana kesehatan dan sarana pendidikan” tambah Jarot Winarno.

Bupati Sintang menambahkan untuk sarana kesehatan, nantinya puskesmas yang ada di kecamatan ambalau ini akan ditingkatkan kelasnya, sehingga dengan begitu akan meningkatkan juga taraf hidup sehat perilaku bersih di masyarakat, begitu juga untuk pendidikan, sarana pendidikan sangat penting, 2 modal tersebut saling berkaitan untuk menuju masyarakat sintang yang sehat dan cerdas. Kemudian prime over selanjutnya ialah Penataan daerah, dengan adanya penataan daerah ini, untuk di Kecamatan Ambalau sendiri dari 33 Desa yang telah dimekarkan, hanya 9 desa yang belum mendapatkan kode wilayah/kode registrasi, sehingga pada tahun 2017 nanti 9 desa tersebut sudah mendapatkan kode wilayah, dan dengan begitu kucuran dana bagi dana desa akan langsung dapat, perkiraan kurang lebih tiap desa mencapai 1 milyar, tentunya diharapkan kepada setiap kepala desa agar dapat mengelola keuangan dana desa dengan sebaik-baiknya, agar tidak terjadi kesalahan dalam pengelolaan dana desa yang bisa berakibat fatal, hal ini semua demi kemakmuran dan kesejahteraan di desa kita.

“Saya berpesan kepada camat dan kades, jadilah pemimpin yang horizontal, yaitu dekat dengan masyarakat, agar masyarakat lebih mengenal dan bisa berkomunikasin secara efektif bersama kepala desa dan camat, agar dapat membangun desa kita lebih baik dan maju dikemudian hari, karena kita ini adalah pelayan masyarakat, melayanilah masyarakat dengan setulus hati” pesan Bupati Sintang.

Iskandar Camat Ambalau menjelaskan kunjungan Bupati Sintang ini merupakan sejarah pertama karena bisa membawa hampir lengkap dengan rombongan SKPD ke Kecamatan Ambalau menggunakan kendaraan darat, sehingga dengan kehadiran para tamu dari Kabupaten Sintang ini. “Kami berharap, bukan hanya sekali ini saja datang ke kecamatan Ambalau dengan menggunakan roda 4,  agar dapat sering berkunjung ke ambalau melalui jalur darat, dan soal infrastruktur jalan untuk tahun depan agar makin lebih baik dan dapat ditingkatkan. Kecamatan Ambalau memiliki Penduduk sekitar 16.086 jiwa, dengan luas wilayah 6.356. Masyarakat kami mendiami 33 Desa dan 85 Dusun. Pada tahun 2013, Kecamatan Ambalau sudah memekarkan desa, yang awal mulanya hanya 13 desa, ditambah pemekaran sebanyak 20 desa, sehingga pada saat ini, Kecamatan Ambalau memiliki 33 Desa, yang  tentunya kami juga telah mengajukan pemekaran wilayah kecamatan agar dapat dibagi menjadi 3 kecamatan, yaitu seperti Kecamatan Ambalau ibukotanya ialah Nanga Kemangai, Kecamatan Ambalau Hulu ibukotanya di Desa Buntut Sabun, dan 1 kecamatan yang rencananya akan diberikan nama Melawi Hulu, akan tetapi Melawi Hulu akan bisa berubah, sesuai dengan koordinasi bersama masyarakat dan pejabat daerah di Kabupaten Sintang” terang Iskandar.

“besar kami dan masyarakat agar pembangunan sarana infrastruktur jalan agar dapat dilanjutkan pembangunannya, sebab jika kami menggunakan jalur air untuk sampai diKota Sintang membutuhkan biaya yang relatif mahal, sehingga nantinya jika Pemerintah Kabupaten Sintang bisa memperbaiki sarana infrastruktur jalan darat akan meminimalisir biaya transportasi dan bisa mempersingkat waktu menuju kabupaten sintang dengan menggunakan sepeda motor atau mobil” tambah Iskandar.

Pada kunjungan kerja ke Ambalau dan Serawai, Bupati Sintang didamping Dandim 1205/Sintang,Letkol Inf Moch Sulistiono, Kapolres Sintang AKBP Suharjimantoro, Wakil Ketua DPRD Sandan, Sekretaris Daerah Yosepha Hasnah dan sejumlah anggota DPRD dan Kepala SKPD di Lingkungan Pemkab Sintang.

 

Pewarta : Susianti

Editor.    : Dody

Sumber. : Berkat

KUNJUNGI AMBALAU, BUPATI SINTANG TEMPUH JALUR DARAT Reviewed by on November 8, 2016 .

Foto : Rombongan Bupati Disambut Dengan Ritual Adat MATABORNEONEWS.COM, Sintang — Bupati Sintang H. Jarot Winarno melakukan kunjungan kerja ke Kecamatan Ambalau, Minggu (6/11). Dalam kunjungan kerja kali ini, Bupati Sintang untuk pertama kalinya menggunakan jalur darat setelah Jembatan Sungai Demu selesai dikerjakan dan perbaikan sejumlah jembatan kayu log pada sejumlah sungai menuju Nanga Kemangai Kecamatan

ABOUT AUTHOR /

Leave a Reply

%d bloggers like this: