IPAL Bermasalah, 7 Dapur MBG Kapuas Hulu Ditutup Sementara

IPAL Bermasalah, 7 Dapur MBG Kapuas Hulu Ditutup Sementara

03 April 2026

 


KAPUAS HULU - MBN, Koordinator Badan Gizi Nasional (BGN) Kabupaten Kapuas Hulu, Soni Deviandi Putra menyatakan bahwa tujuh dapur makan bergizi gratis (MBG) di Kapuas Hulu dihentikan sementara karena tidak memenuhi syarat Instalasi Pengolahan Air Limbah (IPAL).

"Dari empat belas jumlah dapur MBG di Kapuas Hulu, tujuh diantaranya ditutup untuk sementara hingga syaratnya terpenuhi", tegas Soni.

Kebijakan tersebut merujuk pada keputusan Kepala Badan Gizi Nasional nomor 4011 tahun 2025 tentang petunjuk teknis tata kelola penyelenggaraan program makan bergizi gratis tahun anggaran 2026.

Soni mengatakan, sebagian Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG) di Kapuas hulu belum memenuhi persyaratan utama, yakni belum memiliki sertifikat laik higienis sanitasi (SLHS) dan IPAL sesuai standar yang ditentukan.

Dari tujuh dapur yang dihentikan ini, ada sebagian sudah punya SLHS, namun belum IPALnya belum terpenuhi.

Soni menegaskan, dapur tidak menutup kemungkinan akan dibuka kembali jika mitra tersebut segera mengurus syarat yang bermasalah.

Karena jika dapur tidak beroperasi sama sekali, mereka tidak dibayar termasuk sewa dapur Rp.6 juta akan di setop.

Terkait dampak penutupan dapur MBG ini, Soni mengatakan, dirinya melihat dari berbagai sisi sudut pandang, termasuk resiko relawan yang bekerja di dapur MBG. Terutama berdampak bagi siswa/i penerima manfaat.

Soni berharap agar mitra MBG ini segera melengkapi syarat yang menjadi dasar kelayakan agar dapur MBG di Kapuas Hulu kembali beroperasi seluruhnya.

(Ino)