Asniwati dan Anak 4 Tahun Bawa Uang Rp.135Juta Dan Emas 30 Gram Ditemukan Tewas di Kuala Behe

Asniwati dan Anak 4 Tahun Bawa Uang Rp.135Juta Dan Emas 30 Gram Ditemukan Tewas di Kuala Behe

10 August 2026

 


LANDAK - MBN, Asniwati (39) dan putrinya Dina Oktavia (4) ditemukan meninggal dunia dalam kondisi terikat di Desa Angkanyar, Kecamatan Kualabehe, Kabupaten Landak, Kalimantan barat pada hari Jumat (7/8/2026) malam.

Polisi kini menyelidiki penyebab kasus kematian ibu dan anak tersebut.

Diketahui kedua korban merupakan warga Dusun Reo Behe, Desa Angkanyar, Kecamatan Kuala Behe.

Kapolsek Kuala Behe IPTU Handoko Warih mengatakan Suami Asniwati Hermanto mengetahui istri dan anaknya tidak berada dipondok sekitar pukul 11.00. WIB. Hermanto kemudian mencari istri dan anaknya dengan meminta bantuan warga karena kawatir terjadi sesuatu.
Pencarian dilakukan bersama warga hingga malam hari. Sekitar pukul 18.30 WIB,   warga melakukan pencarian secara berkelompok menyisir berbagai lokasi dan menemukan Dina Oktavia disemak-semak dalam kondisi tak bernyawa dengan tangan dan kaki terikat menggunakan tali baldar atau potongan karet ban. Luka memar pada tangan kanan korban ditemukan polisi sebagai petunjuk awal mengarah pada adanya kekerasan pada korban.

Sekitar 20 meter dari lokasi penemuan mayat anak itu, Asniwati juga ditemukan disamping pohon sawit  kondisi tangan dan leher terikat tali baldar dan ditutupi dengan daun kering. Pada bagian kanan kepala korban ditemukan luka memar.

"Selain penemuan kedua korban, laporan awal mencatat adanya dugaan kehilangan harta benda berupa uang Rp.135 juta dan emas seberat 30 gram ", terang Handoko (8/8/26). Satreskrim Polres Landak bersama Polsek Kuala Behe telah melakukan identifikasi terhadap kedua jenazah korban dan di evakuasi ke RSUD Landak guna menjalani visum.

Polisi telah melakukan olah TKP (tempat kejadian perkara) dan meminta keterangan sejumlah saksi. Penyebab kematian kedua korban masih dalam penyelidikan polisi.

Sumber: Polres Landak